Video : Wonder Nusantara I Jawa Barat
Jawa Barat memiliki banyak warisan seni tradisi yang unik, salah satunya adalah Badawang. Badawang merupakan seni pertunjukan Sunda berupa tari boneka raksasa yang berasal dari Rancaekek, Kabupaten Bandung, dan mulai dikenal sejak sekitar tahun 1961. Kesenian ini menampilkan boneka berukuran lebih dari dua meter yang digerakkan oleh seorang penari dari dalam, menciptakan pertunjukan yang spektakuler sekaligus menghibur.
Boneka Badawang umumnya menggambarkan tokoh-tokoh Punakawan seperti Semar, Cepot, Dawala, atau Garéng, serta kadang menampilkan sosok unik seperti “Meneer” Belanda. Rangka boneka dibuat dari bambu dan rotan, dibalut kain warna-warni, dengan kepala yang bisa memiliki bobot hingga puluhan kilogram. Meski terlihat berat, sang penari mampu menggerakkannya dengan lincah mengikuti irama musik.
Awalnya tumbuh di Rancaekek, Badawang kini menyebar luas di berbagai wilayah Jawa Barat seperti Garut, Sumedang, dan Bandung Raya. Kesenian ini hidup di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari ekspresi budaya rakyat Sunda yang meriah dan komunikatif.
Badawang paling sering tampil dalam helaran atau arak-arakan, seperti acara khitanan, pesta rakyat, perayaan desa, hingga festival budaya. Pertunjukan diiringi musik tradisional seperti kendang, bedug, dan terompet, menciptakan suasana ramai dan penuh energi.
Di dalam boneka, pemain melakukan gerakan tari yang dinamis, kadang diselipi atraksi lucu, menggoda penonton, atau menakut-nakuti anak-anak dengan gaya khas helaran Sunda. Interaksi inilah yang membuat Badawang terasa hidup dan dekat dengan masyarakat.
Bentuk Badawang sangat khas: rangka bambu dan rotan, badan besar menjulang, serta kepala yang beratnya bisa mencapai 30 kilogram. Dibutuhkan keterampilan khusus atau kamonesan agar sang pemanggul mampu menari, menjaga keseimbangan, sekaligus berakting di tengah keramaian.
Karena itu, Badawang sering berkolaborasi dengan kesenian lain seperti Reak atau Kuda Renggong, menampilkan kombinasi kekuatan fisik, ritme, dan ekspresi artistik yang memukau.
Badawang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional. Pemerintah Kabupaten Bandung dan komunitas seni terus mendorong pengembangannya agar tetap relevan dengan generasi muda, baik melalui festival, pendidikan budaya, maupun kolaborasi kreatif.
Lebih dari sekadar hiburan, Badawang adalah simbol keceriaan, identitas, dan daya hidup budaya Sunda. Di setiap langkah boneka raksasa itu, tersimpan cerita tentang tradisi, kebersamaan, dan semangat masyarakat Jawa Barat dalam merawat warisan leluhur.
Di Wonder Nusantara, Badawang bukan hanya tontonan, tetapi juga inspirasi tentang bagaimana budaya lokal bisa terus bergerak, menari, dan hidup di tengah zaman.