
Di sepanjang garis pantainya, pengunjung masih dapat menemukan sisa benteng pertahanan sepanjang kurang lebih 2 kilometer, serta tank-tank peninggalan Sekutu yang kini menyatu dengan lanskap alam. Pasirnya yang luas, pepohonan hijau yang rindang, dan hutan bakau di sekitarnya menciptakan suasana sejuk—kontras dengan kisah perang yang pernah terjadi di tempat ini.
Letaknya yang strategis, hanya sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Jayapura dan relatif dekat dari Bandara Sentani, menjadikan Pantai Hamadi mudah diakses dan selalu ramai oleh warga lokal maupun wisatawan. Menjelang sore, pantai ini berubah menjadi ruang santai favorit untuk menikmati matahari terbenam, berenang ringan, atau sekadar duduk sambil mencicipi kuliner lokal khas pesisir Papua.
Pantai Hamadi adalah tempat di mana wisata alam, sejarah, dan kehidupan masyarakat lokal berpadu dalam satu pengalaman yang utuh.

Sisa benteng pertahanan dan kendaraan tempur peninggalan Sekutu menjadi pengingat nyata peristiwa pendaratan amfibi tahun 1944.
Alam & Suasana Pantai
Hamparan pasir luas, pepohonan rindang, serta kawasan bakau menciptakan suasana sejuk dan terbuka.
Aktivitas Wisata
Berenang, bersantai, menikmati sunset, hingga mencicipi kuliner lokal seperti bapa muda dan hidangan laut segar.
Akses Mudah
Dekat pusat Kota Jayapura dan Bandara Sentani, cocok untuk wisata singkat maupun santai keluarga.

Tersedia pedagang makanan dan minuman di area pantai
Dekat dengan pelelangan ikan tradisional nelayan setempat
Umumnya tanpa tiket masuk, hanya biaya parkir
Perlu perhatian kebersihan, terutama saat pantai ramai pengunjung
Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua
Rencanakan perjalanan ke Jayapura dan temukan penginapan serta transportasi terkurasi melalui link afiliasi Wonder Nusantara untuk pengalaman wisata yang lebih praktis.
Tautan yang tersedia merupakan link afiliasi. Pemesanan melalui tautan tersebut mendukung Wonder Nusantara tanpa biaya tambahan bagi Anda.