
Foto Shopee Affiliate Program.
Di balik kesederhanaan desa-desa di Karanganyar, tersimpan camilan tradisional yang selalu berhasil bikin rindu: Grubi.
Camilan ini bukan sekadar gorengan manis, tapi cerita tentang ketelatenan, rasa, dan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.
Nama Grubi sendiri berasal dari kepanjangan GRUB UBI — ubi yang “mengumpul”. Prosesnya dimulai dari ubi pilihan yang diparut tipis, lalu digoreng hingga renyah. Setelah itu, potongan ubi dimasak bersama gula merah dan bahan rahasia khas Barokah Snack, sebelum akhirnya dibentuk bulat-bulat kecil yang legit dan menggoda.
Setiap butir grubi menyimpan rasa hangat:
renyah di luar, lembut di dalam, dengan manis alami yang tidak berlebihan.
1. Grubi Ubi Ungu
Menghadirkan warna alami ungu yang cantik, dengan aroma khas ubi lokal. Rasanya lembut, manisnya pas, cocok untuk teman ngopi atau oleh-oleh keluarga.
2. Grubi Ubi Madu
Lebih cerah dan legit, dengan karakter manis alami dari ubi madu. Teksturnya ringan, tapi kaya rasa, bikin susah berhenti ngemil.
Keduanya sama-sama menghadirkan cita rasa tradisi Karanganyar dalam bentuk camilan modern yang bisa dinikmati siapa saja.


Grubi dari Barokah Snack bukan hanya camilan, tapi bagian dari perjalanan budaya kuliner Nusantara.
Cocok untuk:
Oleh-oleh perjalanan
Suguhan tamu
Teman santai sore hari
Isian hampers khas daerah
Dengan kemasan rapi dan rasa autentik, Grubi ini membawa Karanganyar langsung ke meja Anda.
Kalau kamu rindu camilan tradisional yang manis, renyah, dan penuh cerita, Grubi Ubi Ungu & Madu by Barokah Snack wajib masuk daftar cobamu.
Nikmati rasa lokal Karanganyar langsung dari rumahmu bersama Wonder Nusantara.
Disclaimer Afiliasi
Tautan berikut adalah link afiliasi.
Pemesanan melalui link ini mendukung Wonder Nusantara tanpa biaya tambahan bagi Anda.
Dengan membeli lewat link ini, Anda ikut membantu pengembangan konten budaya, kuliner, dan UMKM Nusantara di platform Wonder Nusantara